Sabtu, 03 Juli 2010

Budidaya Jahe Emprit (Kemitraan)

Pengembangan jahe skala luas sampai saat ini perlu didukung dengan upaya pembudidayaannya secara optimal dan berkesinambungan. Untuk mencapai tingkat keberhasilan budidaya yang optimal diperlukan bahan tanaman dengan jaminan produksi dan mutu yang baik serta stabil dengan cara menerapkan budidaya anjuran.
Adanya penolakan ekspor jahe Indonesia di negara tujuan terutama Jepang, karena tingginya cemaran mikroorganisme, mengakibatkan anjloknya pendapatan petani jahe. Hal ini perlu segera diantisipasi dengan menerapkan budidaya anjuran terbaik diantaranya dengan penggunaan bahan tanaman sehat yang berasal dari varietas unggul. Selain itu, karena kualitas simplisia bahan baku industri hilir ditentukan oleh proses budidaya dan pascapanennya, maka pembakuan standar prosedur operasional (SPO) budidaya jahe dibuat guna mendukung GAP (Good Agricultural Practices).
        Ada 3 hal yg mempengaruhi harga jahe melonjak tinggi dan stabil;
1.         Berkurangnya lahan pertanian utk perumahan
2.         Sedikitnya kesadaran petani utk menanam jahe karena waktu dan harga
3.         Kebutuhan jahe utk banyak pabrik yg sll kurang pasokannya

II. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA

  1. Pembibitan Jahe
               Bibit berkualitas adalah bibit yang memenuhi syarat mutu genetik, mutu fisiologik (persentase tumbuh yang tinggi), dan mutu fisik. Yang dimaksud dengan mutu fisik adalah bibit yang bebas hama dan penyakit. Oleh karena itu kriteria yang harus dipenuhi antara lain:
    a. Bahan bibit diambil langsung dari kebun (bukan dari pasar).
    b. Dipilih bahan bibit dari tanaman yang sudah tua (berumur ± 10 bulan).
    c. Dipilih pula dari tanaman yang sehat dan kulit rimpang tidak terluka atau lecet, kulit licin dan keras tidak mudah mengelupas, warna kulit mengkilat menampakkan tanda bernas.
  1. Penanaman
A.    Persiapan Lahan                                                                
     Untuk menjamin kesehatan lahan, sebaiknya lahan yang digunakan bukan bekas jahe, atau tidak ada serangan penyakit bakteri layu dilahan tersebut dan hanya dua kali berturut-turut ditanami jahe. Pengolahan tanah diawali dengan dibajak sedalam kurang lebih dari 30 cm dengan tujuan untuk mendapatkan kondisi tanah yang gembur atau remah dan membersihkan tanaman pengganggu. Setelah itu tanah dibiarkan 2 - 3 minggu agar gas-gas beracun menguap serta bibit penyakit dan hama akan mati terkena sinar mataharitanah diolah sedemikian rupa agar gembur dan dibersihkan dari gulma.

read morepustaka.litbang.deptan.go.id/agritek/blitro02.pdf

32 komentar:

  1. waduh boss aku di tasik jabar gak kebagian yah?
    hormat saya Teguh budi wibowo

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hormat kami pak teguh budi wibowo.. Mungkin tahun depan..

      Hapus
  2. gimana caranya bergabung?

    BalasHapus
  3. bisa di kasih dokumen kerjasamanya, supaya nanti nanti kami tidak jadi korban sepihak.

    BalasHapus
  4. kemitraannya sampai ke jawa tengah nggak..?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saat ini baru wil jawa tengah; se-ekskarisdenan surakarta. Tq

      Hapus
  5. saya ada di purwokerto, bisa gabung nda pak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Coba tunggu hasil keputusan meeting untuk musim tanam 2013 - 2014. Tq

      Hapus
  6. untuk program 2013 ada belum pak.mohon infonya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Program 2013 akan kita umumkan insaallah sekitar bulan september pak

      Hapus
  7. kalo daerah banten, kapan bisa pak?

    BalasHapus
  8. Pak,untuk purbalingga sedang penanaman jahe mprit dalam karung hasil panen bisa kerjasama gak pak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Purbalingga insaallah suatu saat pak. Sy juga pengen ke Purbalingga... :)

      Hapus
  9. SAYA ADA LAHAN 1 H,TAPI IRIGASI KURANG BAIK AP BISA UNTUK IKUT KEMITRAAN,,
    SAYA DI JAWA TIMUR

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk wilayah luar Jateng blm ada di agenda

      Hapus
  10. saya berminat tetapi lahan sempit, bisa ga jika saya beli lepas aj, bibit /kg berapa?

    BalasHapus
  11. Saya di cilacap Pak, mohon informasinya.
    lahan sekitar 1ha tapi dengan sistem tumpang sari apa memungkinkan pak. tanaman pokok saat ini jati emas dan jati bongsor usia 10th-an.

    mohon informasinya

    BalasHapus
  12. kapan nih pak ke purbalingga kami kelompok tani jahe emprit polibag sangat menanti kedatangan tim bapak untuk bisa segera kerjasamanya no hp saya joni 085700091278 tks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Insaallah mas..
      Terima kasih untuk kesediaannya...

      Hapus
  13. Kalo penanaman dengan media karung apa bisa? Karena lebih efisien dan hasil jauh lebih bagus daripada ditanam di lahan. Thx

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salah satunya adalah ; Menciptakan calon bibit yang sehat

      Hapus
  14. saya di purwokerto, punya lahan sawah 1 ha. bisa gabung ngga?

    BalasHapus
  15. saya atas nama kelompok tani d kab.ponorogo bias kerjasama unt kemitraan?gmn prosedurnya secara kelompok.

    BalasHapus
  16. pak mohon info mengenai kemitraan tanaman jahe

    BalasHapus
  17. mohon info kerjasama unt kemitraan?gmn prosedurnya secara kelompok ataupun perorangan...

    nopelpelupessy@yahoo.com



    BalasHapus
  18. Anonim; Untuk saat ini kita blm bisa keluar dari solo-jogja pak..
    Doakan saja supaya segera besar dan dapat bersilaturahmi dengan bapak-bapak.. Terima ksh..

    BalasHapus
  19. Pak kok saya hubungi no hp nya berkali2 tdk prnh diangkat?
    Pdhl saya mau tnya ttg kemitraan jahe. Saya di jogja

    BalasHapus