Sabtu, 03 Juli 2010

Budidaya Cabai Merah Organik (Hortikultura)

Cabai dapat ditanam di dataran tinggi maupun rendah, pH 5-6. Bertanam cabai dihadapkan dengan berbagai masalah (resiko), diantaranya, teknis budidaya, kekurangan unsur, serangan hama dan penyakit, dll.

 A. Pengolahan Lahan

  • Tebarkan pupuk Bokhasi dosis 2000 kg/ 2000 m2.
  • Diberi Dolomit sebanyak 0,5 ton / 2000 m2 (Jika pH terlalu tanah masam)
  • Olah tanah lalu disemprot POCA 1 L POCA/ 120 L air kemudian digaru 
  • Dibuat bedengan lebar 100 cm dan parit selebar 80 cm
POCA : 1 gembor ( + 10 liter ) diberi 10 tutup POCA dan siramkan ke bedengan sepanjang 5 - 10 meter.
- Bedengan ditutup mulsa plastik dan dilubangi, jarak tanam 60 cm x 60 cm pola zig zag ( biarkan 1 minggu ).

2. Benih
  • Pilihlah benih varietas lokal/ unggul yang bersertifikat (bebas dari bawaan hama/ penyakit dan berproduksi tinngi)
  • Biji direndam dengan POCA dosis 1 tutup / liter air hangat selama 1 jam kmd anginkan dan diperam semalam.

3. Penyemaian
- Media tumbuh dari campuran tanah dan pupuk Bokhasi, perbandingan 3 : 1 kmd diamkan slm 3 hari 
- Media dimasukkan polibag bibit ukuran 4 x 6 cm atau contong daun pisang.
- Biji cabai diletakkan satu per satu tiap polibag, lalu ditutup selapis tanah + pupuk bokhasi.
- Semprot POCA dosis 1 tutup/ L pada umur 10 dan17 HSS (Hari Sesudah Semai).
- Penyiraman dilakukan setiap hari pada pagi atau sore hari untuk menjaga kelembaban.

4. Penanaman
  • Pilih bibit seragam, sehat, kuat dan bibit memiliki 5-6 helai daun (umur 21 - 30 hari)
  • Waktu tanam pagi atau sore hari , bila panas terik ditunda.
  • Pada lubang tanam diberi pupuk bokhashi 1/4 kg per lubang
  • Plastik polibag dilepas
  • Setelah penanaman selesai, tanaman langsung disiram /disemprot POCA 15 tutup/ tangki.

5. Pengelolaan Tanaman
a). Penyiraman dapat dilakukan dengan pengocoran tiap tanaman atau penggenangan (dilep) jika dirasa kering.
b). Pemupukan lewat pengocoran dilakukan 2 minngu sekali tiap lubang. Pupuk kocoran POCA 1 Liter dcampur 150 - 200 L air 
c). Penyemprotan POCA ke tanaman (daun) dengan dosis 2 tutup / L air pada umur 10 HST kemudian dilakukan rutin setiap seminggu sekali.
d). Perempelan, sisakan 2-3 cabang utama / produksi mulai umur 15 - 30 hr.

Nb ; Hentikan penyemprotan pada saat tanaman memasuki fase pembungaan

6. Pengendalian Hama dan Penyakit
Pengendalian hama dan penyakit direkomendasikan menggunakan pestisida nabati multifungsi "Rapena" secara rutin dan berkala (Insektisida, bakterisida, fungisida dll)
Hama penyakit yg sering menyerang tanaman cabai;
· Kutu - kutuan ( Aphis, Thrips, Tungau ), Penyakit Layu, Penyakit Bercak Daun, Cercospora capsici.
· Lalat Buah (Dacus dorsalis) dan Penyakit Busuk Buah Antraknosa (Colletotrichum gloeosporioides).

7. Panen
  • Panen pertama sekitar umur 60-75 hari dan pemanenan yang baik pagi hari setelah embun kering
  • Setelah panen kedua disemprot POCA 2 tutup/ L dan seterusnya 2-3 hari dengan jumlah panen bisa mencapai 4 kali
  • Setelah pemetikan ke-3 disemprot kabut dengan POCA dengan dosis 1 L POCA/ 60 L air

17 komentar:

  1. saya semakin TAKJUB dengan kehandalan teknologi budidaya Agri TUnas Tani. satu senjata, untuk segala bahaya. RUAARRRR BIASA.... SALUTT!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih dukungan dan doanya..
      Sukses selalu...

      Hapus
  2. Kami Chasia Produk telah membina Petani/Kelomp Tani yang jumlahnya cukup banyak, kita ingin bekerjasama untuk penanaman Cabe Merah Kriting Organik. Bisakah di kirim analisis perhitungan ekonomis penanaman Cabe Merah Kriting TM99 di lahan seluas 1 Ha. Atas kerjasamanya diucapkan banyak terima kasih.

    BalasHapus
  3. Untuk hubungi kami di chasiapro@gmail.com atau YM chasia234@yahoo.co.id atau telp : 0274 6848602

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kita akan buatkan analisis usahanya pak.. Terima kasih

      Hapus
  4. Liseum > Kami sudah mengirimkan ke email anda (Analisis kami pada awal tahun 2009). Silahkan di periksa..Terima kasih..

    BalasHapus
  5. Kami koperasi karyawan sebuah perus swasta ingin membuka bisnis budidaya cabai keriting. Rencana varietasnya TM99 di lahan 2ha. Apakah pemakaian pupuk anorganik/kimia sdh tdk dibutuhkan lagi dgn adanya pupuk organik Agri Tunas ini? Bisakah sy dikirimkan analisis biaya dgn menggunakan pupuk organik ini? Email sy di muhammad@suryajaya.co.id

    Terima kasih

    Salam
    Muhammad

    BalasHapus
    Balasan
    1. Demplot cabai organik seluas 2200 meter;
      1. Semi organik, diteruskan;
      2. Organik (pada bab ini yg kami maksudkan)
      Nb; Organik harus bertahap

      Hapus
  6. saya berencana untuk mengunjungi lokasi usaha cabai anda, pada awal april. Mohon konfirmasi.. (agusanjungan2011@gmail.com)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Usaha cabe kita bekerjasama dengan petani utk program uji coba cabe organik dengan mll step semi organik dengan demplot produk POCA dan RAPENA.

      Hapus
  7. Saya masih bingung dengan perempelan tunas air pada cabai. Bsa d contohkan gambar tunas air? umur brapa mulai d potong (HST)? dan bagian mana yg hrus d potong. (icon_juventini@yahoo.com)D balas ke email aja. Trims pak....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Perempelan tunas samping dilakukan pada saat cabai berumur 7 – 20 hari. Perempelan dilakukan dengan cara membuang semua tunas samping dan dihentikan saat terbentuk cabang (biasanya perempelan dilakukan 2-3 kali.

      Hapus
  8. apbla mmbthkn sgla mcm jns bbt holti dpt mnghub saya d no 082132142041...(http://sedangtani.kassa9.com)

    BalasHapus
  9. kok penutupnya jadi melon gan?

    BalasHapus
  10. sy tertarik untk usaha budidaya cabe rawit namun modal terbatas. apakah ada analisa usahanya, bila dijalankan secara organik? ini email sy riyandihari@yahoo.co.id, mksh untuk infonya

    BalasHapus